

Sebagai Warga Negara Indonesia telah bertangguung jawab taat kepadanegara ini,sekalipun pemerintah tidakpernah memperhatikan baik di daerah ini, tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia telah menentukan melalui Pemberian hak pilih (PEMILU) dengan menyembunyikan keinginan hati nuraninya yaitu Pembentukan Kabupaten yalimek dan ingin wilayah ini menjadi daerah otonom sehingga dengan penuh semagat masyarakat yalimek memberikan hak suara kepada PEMILU 2004 dengan memberikan suara kepada orang Jakarta untuk menjadi anggota DPR RI, DPD,(bukan orang Angguruk "Yalimek") lalu dalam pemilihan Presiden Memberikan hak suara Penuh kepada SBY guna petimbangan Rencana Rahasia Yalimek yaitu menjadi kabupaten, Pemilihan Bupati memberikan hak suara kepada Ones Pahabol untuk mendapat rekomendasi dan persetujuan dalam urusan kabupaten yalimek, serta dalam pemilihan Gubernur memberikan hak suara penuh kepada kaka BAS dengan mengembalikan uang suapan 100 juta rupiah, guna memberikan persetujuan pemekaran kabupaten yalimek.
kewajiban sebagai warga negara telah dilakukan, seklaipun perhatian pemerintah dalam pembangunan infra dan supra istruktur belum, jelan raya belum tebus sampai di wilayah angguruk (yalimek) kemajuan bidang pendidikan, kesehatan, bidang ekonomi, jaminan kesejateraan.
Untuk mengejar ketertinggalan di daerah ini telah komit untuk mebentuk wilayah Angguruk menjadi Kabupaten YALIMEK dengan ibu kota LOLIN - ANGGURUK, dengan apa yang dikerjakan tadi dalam kegiatan penting indonesia berharap supaya Presiden Republik indonesia menurunkan Amanat presiden untuk menjadi kabupaten, sebagai sayarat kami telah mendaftar Nama kabupaten Yalimek ini melalui dirjen OTDA Depdagri di Jakarta dan telah disampaikan juga kepada DPR RI melaui Komisi II, dan Gubernur Papua dan Sesuai Jalur Telah di sampaikan kepada Bupati Ketua DPRD Kabupaten Yahukimo.
Selanjutnya perlu kami sampaikan bahwa apabila bapak presiden mempertimbangkan kewilayahan dan jumlah penduduk, serta syarat kabupaten sesuai UU maupun PP tolong disampaikan kepada kami untuk kami melengkpi sebab teman-teman kami di papua lain sudah maju dan kami masih tetap hidup seperti pada jaman belanda maupun semua kenangan yang tinggal adalah peninggalan para MISIONARIS dari Gereja.
Maksud baik ini, telah kami sampaikan melalui kotak pesan dengan harapan semoga apa yang telah kami sampaikan ini menjadi masukan bagi Bapak SBY dalam mempertimbangkan Kemajuan daerah di Papua ( jantung Papua/pengunungan Papua), semoga menjadi bahan kajian. *yalimek*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar